 |
Pengetahuan dasar di bidang
dana pensiun mencakup pengetahuan umum serta pengetahuan inti yang meliputi
pokok-pokok program pensiun dan aspek utama penyelenggaraannya yang perlu
dikuasai pengurus Dana Pensiun Pemberi Kerja dan pelaksana tugas pengurus Dana
Pensiun Lembaga Keuangan untuk menjalankan tugasnya |
 |
Pengetahuan dasar di bidang
dana pensiun meliputi: |
|
|
 |
Pengetahuan umum yang
rnendukung pengetahuan inti di bidang dana pensiun. |
|
|
|
 |
Manajernen umum |
|
|
|
|
Pengetahuan rnanajemen urnurn
difokuskan pada konsep manajemen dengan rnenggunakan pendekatan proses. Tujuan
penguasaan ini untuk memberikan pemaharnan umum tentang perencanaan, pengambilan
keputusan, pengorganisasian, kepernimpinan, kornunikasi, serta pengendalian; |
|
|
|
 |
Manajemen sumber
daya manusia |
|
|
|
|
Pengetahuan
rnanajemen surnber daya rnanusia difokuskan pada kompensasi, rnotivasi
dan hubungan ketenagakerjaan. Tujuan penguasaan pengetahuan ini adalah
rnernberikan pernahaman urnum mengenai model maupun pengaruh dari
praktik kompensasi, motivasi dan hubungan
ketenagakerjaan terhadap sikap dan perilaku karyawan; |
|
|
|
 |
Ekonomi makro |
|
|
|
|
Pengetahuan ekonomi
makro difokuskan pada konsep permintaan agregat, pendapatan nasional,
kebijakan moneter, kebijakan fiskal, pasar uang, dan
pasar modal, serta pengukuran kegiatan ekonorni. Tujuan penguasaan
pengetahuan ini adalah memberikan pemahaman mengenai dasar-dasar
konsep ilmu ekonomi makro. |
|
|
 |
Pengetahuan inti di
bidang dana pensiun |
|
|
|
Pengetahuan inti di
bidang dana pensiun pada prinsipnya merupakan pengetahuan mengenai
pokok-pokok program pensiun dan aspek utama penyelenggaraannya.
Pengetahuan inti di bidang dana pensiun meliputi: |
|
|
|
 |
Pengetahuan mengenai
program pensiun |
|
|
|
|
Pengetahuan mengenai program
pensiun dimaksudkan untuk memberikan pemahaman mendasar mengenai program pensiun
dan dana pensiun yang
meliputi: |
|
|
|
|
 |
definisi program
pensiun dan dana pensiun; |
|
|
|
|
 |
Jenis-jenis program
pensiun, jenis-jenis dana pensiun, dan kelebihan/kekurangan untuk
tiap-tiap jenis; |
|
|
|
|
 |
asas-asas program
pensiun, yang mencakup vesting, pembayaran berkala, locking-in, dan
portability; |
|
|
|
|
 |
model pendanaan
program pensiun, yang mencakup model pay-asyou-go, partial funding, dan
full funding. |
|
|
|
 |
Pengetahuan mengenai
lingkungan program pensiun |
|
|
|
|
Pengetahuan mengenai
lingkungan program pensiun dimaksudkan untuk memberikan pemahaman umum
mengenai pihak-pihak yang
berkepentingan dengan dana pensiun dan lingkungan yang mempengaruhi
penyelenggaraannya, yang meliputi: |
|
|
|
|
 |
pendiri, mitra
pendiri, peserta, pengurus, dan penyedia jasa bagi dana pensiun |
|
|
|
|
 |
lingkungan sosial,
ekonomi, dan budaya yang mempengaruhi dana pensiun; |
|
|
|
|
 |
pemerintah dan
berbagai peraturan perundang-undangan berkaitan dengan penyelenggaraan
dana pensiun. |
|
|
|
 |
Pengetahuan mengenai
kelembagaan dana pensiun |
|
|
|
|
Pengetahuan mengenai
kelembagaan dana pensiun dimaksudkan untuk memberikan pemahaman umum
mengenai dana pensiun sebagai badan
hukum beserta proses pembcntukan, pemisahan, penggabungan, atau
pembubarannya, serta perubahan program pensiun. |
|
|
|
 |
Pengetahuan mengenai
desain program pensiun |
|
|
|
|
Pengetahuan mengenai
desain program pensiun dimaksudkan untuk memberikan pemahaman umum
mengenai mekanisme pokok atau fungsi
dalam penyelenggaraan program pensiun yang meliputi: |
|
|
|
|
 |
pendanaan program
pensiun, terutama pembayaran iuran; |
|
|
|
|
 |
pengelolaan investasi; |
|
|
|
|
 |
pembayaran manfaat
pensiun dan manfaat-manfaat lain |
|
|
|
|
 |
akuntansi dan
perpajakan dana pensiun |
|
|
|
|
 |
sistem informasi dana
pensiun. |
|
|
|
 |
Pengetahuan mengenai
tata kelola dana pensiun |
|
|
|
|
Pengetahuan mengenai
tata kelola dana pensiun dimaksudkan untuk memberikan pemahaman yang
lengkap mengenai kedudukan tiap-tiap
pihak dalam penyelenggaraan dana pensiun dan hubungan di antara
pihak-pihak tersebut, yang meliputi: |
|
|
|
|
 |
hak dan kewajiban
peserta; |
|
|
|
|
 |
tanggung jawab, tugas
dan wewenang pengurus, pemberi kerja dan dewan pengawas; |
|
|
|
|
 |
hubungan kerja di
antara pihak-pihak pengurus, pemberi kerja dan dewan pengawas. |
|
|
|
 |
Pengetahuan mengenai
akuntabilitas dana pensiun |
|
|
|
|
Pengetahuan mengenai
akuntabilitas dana pensiun dimaksudkan untuk memberikan pemahaman umum
mengenai mekanisme akuntabilitas dana
pensiun yang meliputi: |
|
|
|
|
 |
pengawasan dana
pensiun baik internal maupun eksternal; |
|
|
|
|
 |
pertanggungjawaban
dan pelaporan oleh pengurus, dewan pengawas, dan pemberi kerja |
|
|
|
|
 |
penyampaian informasi
kepada peserta. |