Siaran Pers : Pasar Modal Indonesia Tetap Optimis
Welcome to Bapepam online

ENGLISH I sitemap I search I pertanyaan

.
statistik mingguan pasar modaldatabase Bapepame-Report Pasar Modalhome

 

 

 

 

 

News

 

Siaran Pers
Pasar Modal Indonesia Tetap Optimis


Jakarta, 14 Juni 2002,

Ditengah situasi perekonomian yang semakin membaik, Pasar Modal Indonesia semakin optimis akan eksistensinya dalam mendukung para pelaku pasar modal dan meningkatkan kinerja Pasar Modal Indonesia. Demikian diungkapkan Ketua Panitia Pengarah HUT 25 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia, Erry Firmansyah.
Dalam rangka ulang tahun yang ke 25 diaktifkannya kembali Pasar Modal Indonesia yang kegiatan puncaknya jatuh pada tanggal 10 Agustus 2002, Pasar Modal Indonesia melaksanakan serangkaian kegiatan yang melibatkan seluruh masyarakat pasar modal. Dengan tema HUT “Pasar Modal Indonesia : Menyemai untuk Menuai” dan slogan “Kebersamaan, Kepercayaan serta Keterbukaan”, rangkaian kegiatan berlangsung dari bulan Juni hingga Agustus 2002. “Melalui serangkaian kegiatan ini, kami bermaksud ingin lebih memasyarakatkan pasar modal kepada seluruh masyarakat Indonesia,” kata Erry.
Adapun tujuan dari rangkaian kegiatan HUT 25 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia adalah menciptakan pemahaman dan citra yang positif akan Pasar Modal Indonesia; mempererat kebersamaan dan kekeluargaan di Pasar Modal Indonesia; menumbuhkan motivasi untuk terus meningkatkan kinerja Pasar Modal Indonesia; meningkatkan kebutuhan masyarakat terhadap Pasar Modal Indonesia sebagai alat investasi dan sumber pendanaan usaha.

Rangkaian Kegiatan

Pihak panitia HUT 25 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia telah menyusun serangkaian kegiatan Olahraga, Sosial Pendidikan, Kekeluargaan, Media Relations serta Sosialisasi. Sedangkan pesertanya melibatkan keluarga besar Pasar Modal Indonesia yang meliputi BAPEPAM (Badan Pengawas Pasar Modal), BEJ (Bursa Efek Jakarta), BES (Bursa Efek Surabaya), KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia), KPEI (Kliring Penjaminan Efek Indonesia), Asosiasi, Lembaga serta pihak-pihak di lingkungan pasar modal.
Roadshow 6 (enam) kota yang meliputi Jakarta, Malang, Kediri, Lampung, Palembang, dan Balikpapan, merupakan salah satu kegiatan untuk menumbuh-kembangkan peranan pasar modal. “Melalui kegiatan roadshow diharapkan dapat meningkatkan pemahaman perusahaan publik yang memanfaatkan pasar modal dalam pembiayaan usaha serta sebagai upaya pembentukan basis pemodal atau investor lokal sehingga mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” ungkap Ketua Panitia Pelaksana Wawan S. Setiamihardja.

Pencapaian Pasar Modal Indonesia

Penyelesaian Transaksi T+3

Sebagai upaya yang berkesinambungan dengan implementasi scripless trading 2 tahun yang lalu, penerapan waktu penyelesaian menjadi T+3 (dari sebelumnya T+4), disamping dimaksudkan sebagai upaya pemenuhan standar internasional (G-30), juga diharapkan dapat meningkatkan likuiditas dan meningkatkan daya saing regional pasar modal Indonesia. Secara lebih spesifik hal ini dimaksudkan juga sebagai upaya untuk menurunkan potensi risiko pasar dalam proses penyelesaian transaksi.

Bisnis Model Demutualisasi

Tim Demutualisasi Lembaga Bursa Efek dari Bapepam dan SRO (BEJ, BES, KPEI, KSEI) telah menyelesaikan Model Bisnis Lembaga Bursa Efek. Model Bisnis Lembaga Bursa Efek yang diusulkan oleh tim adalah Model Holding Operational Non SRO dimana akan muncul sebuah perusahaan induk yang bukan merupakan lembaga SRO, sementara SRO dan unit usaha strategis lainnya (misalnya PT. Teknologi Informasi untuk Pasar Modal Indonesia) akan menjadi anak perusahaan. Tantangan yang dihadapi oleh Lembaga Bursa Efek untuk melaksanakan program demutualisasi akan dibicarakan bersama secara lebih rinci dengan para pelaku pasar secara berkelanjutan.dalam waktu dekat.

Sistem Pelaporan Elektronik (e-Reporting System)

Bapepam bersama dengan SRO (BEJ, BES, KPEI, dan KSEI) telah mengembangkan sistem pelaporan elektronik (e-Reporting System), yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan keandalan pelaporan dan meningkatkan efektifitas pemanfaatan laporan dari dan untuk lembaga di lingkungan Pasar Modal Indonesia.
Penerapan sistem e-Reporting ini merupakan tahap awal dari kegiatan pengembangan sistem MIS (Management Information System) secara keseluruhan di lingkungan Bapepam, yang akan mendukung otomatisasi pelaksanaan kegiatan di lingkungan Bapepam, dalam upaya Bapepam mewujudkan tingkat layanan terhadap masyarakat yang berkualitas, peningkatan transparansi dan penyebaran informasi, peningkatan efisiensi kerja, dan peningkatan akuntabilitas

 

 

 

 

 


Terms and conditions. Copyright (c) 2002. Webmaster Bapepam.

Gedung Baru Depkeu RI Lt 4. Jl Dr Wahidin Raya Jakarta 10710
Phone : 021 3858001  Fax : 021 3857917
E-mail :
bapepam@bapepam.go.id