Siaran Pers
Welcome to Bapepam online

ENGLISH I sitemap I search I pertanyaan

.
statistik mingguan pasar modaldatabase Bapepame-Report Pasar Modalhome

 

 

 

 

 

News

 

PRESS RELEASE

PENERBITAN PERATURAN BAPEPAM
 


Pada hari ini,  30 September 2003, Bapepam menerbitkan 1 (satu) peraturan baru, yaitu Peraturan Bapepam Nomor IX.D.5 tentang Saham Bonus dan penyempurnaan atas 2 (dua) Peraturan Bapepam, yaitu Peraturan Bapepam Nomor VIII.A.1 tentang Pendaftaran Akuntan Yang Melakukan Kegiatan di Pasar Modal, Peraturan Bapepam Nomor X.K.2 tentang Kewajiban Penyampaian Laporan Keuangan Berkala.

Adapun pokok-pokok dari Peraturan-Peraturan Bapepam tersebut di atas antara lain meliputi hal-hal sebagai berikut:

A.

Peraturan Baru

1 Peraturan Bapepam Nomor IX.D.5 tentang Saham Bonus
    Adapun pokok-pokok perubahannya antara lain meliputi hal-hal sebagai berikut:
    a. Peraturan ini merupakan penyempurnaan terhadap Penjelasan Nomor I.B.1, Lampiran Surat Edaran Bapepam Nomor SE-05/PM/1996 tanggal 24 Desember 1996 perihal Penjelasan Mengenai Pedoman Tentang Pernyataan dan Keterbukaan Atas Saham Bonus.
    b. Dalam peraturan ini ditetapkan 2 kategori untuk saham bonus yang dilakukan berdasarkan asal dari unsur ekuitas yang dikapitalisasi menjadi setoran modal. Pertama saham bonus yang merupakan dividen saham, yaitu saham bonus yang berasal dari kapitalisasi saldo laba (retained earnings). Kedua saham bonus yang bukan merupakan dividen saham, yaitu saham bonus yang berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor, seperti agio saham.
    c.

Sebagai konsekuensi dari ketentuan Undang-Undang Tetang Perseroan Terbatas yang mengatur bahwa setoran saham harus dilakukan secara penuh dan tunai, maka saham bonus yang dibagikan harus dinilai sekurang-kurangnya pada harga nominal saham, meskipun harga saham di pasar berada di bawah nilai nominal.

    d. Untuk menjamin kepastian pelaksanaan pembagian saham bonus, maka Emiten wajib menyelesaikan pelaksanaan pembagian Saham Bonus dalam waktu selambat-lambatnya 45 (empat puluh lima) hari setelah Rapat Umum Pemegang Saham yang menyetujui pembagian Saham Bonus. Selain itu sumber Saham Bonus harus telah dimuat dalam Neraca Laporan Keuangan Tahunan terakhir (audited).
    e. Emiten atau Perusahaan Publik, yang akan melakukan pembagian saham bonus, harus memperhatikan dan melaksanakan prinsip-prinsip keterbukaan sebagaimana dimuat dalam peraturan ini, termausk larangan untuk mengungkapkan informasi yang dapat menyesatkan masyarakat.
B. Penyempurnaan Peraturan
  1 Peraturan Bapepam Nomor VIII.A.1 tentang Pendaftaran Akuntan Yang Melakukan Kegiatan di Pasar Modal.
    a. Tujuan dilakukannya penyempurnaan peraturan ini, antara lain untuk meningkatkan profesionalisme di kalangan akuntan yang melakukan kegiatan di bidang pasar modal melalui kaharusan akuntan yang terdaftar di Bapepam untuk mengikuti Pendidikan Profesi Lanjutan (PPL) sekurang-kurangnya 5 (lima) satuan kredit profesi per tahun. Lebih lanjut diatur bahwa PPL yang diikuti wajib dilaporkan kepada Bapepam secara berkala (setiap tahun)
    b. Dalam rangka menjalankan fungsinya sebagai pembina dan pengawas pelaku Pasar Modal, sudah selayaknya jika Bapepam dapat melakukan review pengendalian mutu pada Kantor Akuntan.
    c. Sebagai bagian dari pelaksanaan prinsip keterbukaan, dalam penyempurnaan peraturan ini, kantor akuntan wajib melakukan disclosure tentang perjanjian kerjasama dengan kantor Akuntan Publik Asing (KAPA) dan perjanjian kerjasama dengan Organisasi Audit Asing (OAA), jika kantor akuntan yang bersangkutan memilikinya.
2. Peraturan Bapepam Nomor X.K.2 tentang Kewajiban Penyampaian Laporan Keuangan Berkala
.a. Penerbitan peraturan ini merupakan penyempurnaan atas peraturan sebelumnya dan dimaksudkan untuk meningkatkan keterbukaan informasi bagi Emiten atau Perusahaan Publik yang laporan keuangannya mendapat opini selain wajar tanpa pengecualian.
b. Adapun penyempurnaan peraturan tersebut adalah kewajiban untuk menambahkan pengungkapan dalam pengumuman Laporan Keuangan bagi Emiten atau Perusahaan Publik yang Laporan Keuangannya mendapat opini selain wajar tanpa pengecualian yaitu Penjelasan Akuntan atas opininya dan tanggapan manajemen terhadap opini Akuntan dimaksud.
 


Jakarta, 30 September  2003

BADAN PENGAWAS PASAR MODAL

a.n. Ketua

Kepala Biro Perundang-undangan

dan Bantuan Hukum



Robinson Simbolon

NIP. 060047831

 

 

  Salinan Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal
Nomor:Kep-34/PM/2003 Tentang Pendaftaran Akuntan Yang Melakuk an Kegiatan Di Pasar Modal
  Peraturan Nomor VIII.A.1 : Pendaftaran Akuntan Yang Melakukan Kegiatan Di Pasar Modal
Lampiran 1 Formulir Nomor VIII.A.1-1
Lampiran 2 Formulir Nomor VIII.A.1-2
Lampiran 3 Formulir Nomor VIII.A.1-3
Lampiran 4 Formulir Nomor VIII.A.1-4
Salinan Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal
Nomor:Kep-35PM/2003 Tentang Saham Bonus
Peraturan Nomor IX.D.5 : Saham Bonus
Salinan Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal
Nomor:Kep-36/PM/2003 Tentang Kewajiban Laporan Keuangan Berkala
  Peraturan Nomor X.K.2 : Kewajiban Penyampaian Laporan Keuangan Berkala

Surat Edaran
Nomor:SE-01/PM/2003 Tentang
Pemenuhan KMK No:179/KMK.010/2003 Tentang Kepemilikan Saham dan Permodalan Perusahaan Efek, dan Peraturan Bapepam No.V.D.5 Tentang Pemeliharaan dan Pelaporan Modal Kerja Bersih Disesuaikan

 

 

 

 

 

 

 

 


Terms and conditions. Copyright (c) 2002. Webmaster Bapepam.

Gedung Baru Depkeu RI Lt 4. Jl Dr Wahidin Raya Jakarta 10710
Phone : 021 3858001  Fax : 021 3857917
E-mail :
bapepam@bapepam.go.id