Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan  

Pengawasan Perbankan, Pembiayaan, Penjaminan

  Publikasi
   Siaran Pers
   Kajian
   Info Penting
  Regulasi
   PP
   KepMenkeu
   Peraturan
   Draft Peraturan
   Regulasi Terkait
  Istilah
  Links
 
Kajian   HOME P3      BAPEPAM-LK
 

STATISTIK PERKEMBANGAN KINERJA DI BIDANG MODAL VENTURA

 

A.      PERKEMBANGAN JUMLAH PERUSAHAAN MODAL VENTURA

Jumlah perusahaan modal ventura di Indonesia per 31 Desember 2004 adalah 60 perusahaan yang memiliki izin usaha untuk beroperasi di Indonesia. Jumlah total itu terdiri dari 22 perusahaan swasta nasional, 12 perusahaan patungan, dan 26 perusahaan modal ventura daerah. Tabel 1.1 berikut memperlihatkan perkembangan jumlah perusahaan modal ventura.

 Dari tabel yang lebih terinci tersebut dapat dilihat bahwa dari segi jumlah perusahaan, perusahaan modal ventura daerah menunjukkan kecenderungan jumlah perusahaan yang stabil, perusahaan swasta nasional menunjukkan kecenderungan kenaikan jumlah perusahaan, sedangkan untuk perusahaan patungan justru mengalami penurunan jumlah perusahaan terutama sejak tahun 2001. Kecenderungan ini menunjukkan bahwa minat investor asing untuk mendirikan perusahaan modal ventura dalam bentuk perusahaan patungan kian berkurang.

Tabel 1. 1

Perkembangan Jumlah Perusahaan Modal Ventura

No.

Rincian

2000

2001

2002

2003

2004

1.

Swasta Nasional

18

18

19

20

22

2.

Patungan

15

16

15

14

12

3.

Daerah

26

26

26

26

26

Total

59

60

60

60

60

 

B.      PERKEMBANGAN TOTAL ASET DAN MODAL DISETOR

Perkembangan total aset dan total modal disetor perusahaan modal ventura selama periode 2000 2004  disajikan dalam Tabel 1. 2. Data yang disajikan dalam Tabel 1. 2 bersumber dari laporan semesteran dan laporan tahunan yang disampaikan oleh laporan oleh perusahaan modal ventura kepada Departemen Keuangan.

Nilai total aset perusahaan modal ventura per 31 Desember 2004 mencapai Rp 1.705 milyar. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 17,7% bila dibandingkan dengan nilai total aset pada tahun sebelumnya. Dari sudut pandang total modal disetor, perusahaan modal ventura mencatat total modal disetor sebesar Rp 310 milyar. Nilai ini juga mengalami penurunan sebesar 19,74% bila dibandingkan dengan nilai total modal disetor pada tahun sebelumnya.

Dari tabel yang lebih terperinci dapat dilihat bahwa secara umum perusahaan modal ventura memang mengalami penurunan nilai total aset dan total modal disetor terutama sejak periode tahun 2001. Akan tetapi, terlihat bahwa total aset perusahaan modal ventura patungan mengalami kecenderungan penurunan yang drastis. Hal ini terjadi selain karena jumlah perusahaannya memang mengalami penurunan juga karena jumlah perusahaan modal ventura patungan yang menyampaikan laporan sangat sedikit sehingga data yang ada belum menggambarkan total aset dan modal disetor perusahaan modal ventura yang sebenarnya.

 

Tabel 1. 2

Perkembangan Total Aset dan Total Modal Disetor Perusahaan Modal Ventura

(dalam milyar rupiah)

Rincian

2000

2001

2002

2003

2004

Aset

 

 

 

 

 

Swasta Nasional

1.319

1.315

1.414

1.213

1.108

Patungan

351

566

85

55

17

Daerah

925

966

908

804

580

Total Aset

2.595

2.847

5.407

2.072

1.705

Modal Disetor

 

 

 

 

 

Swasta Nasional

118

277

278

144

157

Patungan

110

177

98

68

10

Daerah

125

152

171

174

143

Total Modal Disetor

353

546

547

386

310

 

C.      PERKEMBANGAN KEGIATAN INVESTASI MODAL VENTURA

Perkembangan kegiatan investasi yang dilakukan oleh perusahaan modal ventura dapat dilihat dari total nilai kegiatan penyertaan modal ventura, jumlah perusahaan pasangan usaha (PPU), dan nilai total laba (rugi) yang dialami perusahaan modal ventura. Data lengkap perkembangan kegiatan investasi modal ventura selam periode tahun 2000 2004 disajikan dalam tabel 1. 3. Data yang disajikan dalam Tabel 1. 3 bersumber dari laporan semesteran dan laporan tahunan yang disampaikan oleh laporan oleh perusahaan modal ventura kepada Departemen Keuangan.

Total nilai kegiatan penyertaan modal ventura yang dilakukan oleh perusahaan modal ventura per tanggal 31 Desember 2004 adalah senilai Rp 2.533 milyar atau mengalami peningkatan sebesar 8,55% bila dibandingkan dengan nilai pada tahun sebelumnya. Jumlah perusahaan pasangan usaha (PPU) juga mangalami kenaikan 6% dari tahun sebelumnya menjadi 10.738 PPU. Lain halnya dengan nilai total laba (rugi) perusahaan modal ventura yang justru mengalami penurunan sebesar 22,49% dari tahun sebelumnya menjadi Rp 30 milyar.

Dari data pada tabel yang lebih terperinci dapat dilihat bahwa untuk nilai kegiatan penyertaan modal ventura dan jumlah perusahaan psaangan usaha terus mengalami kecenderungan kenaikan jumlah, terutama untuk perusahaan swasta nasional dan perusahaan modal ventura daerah. Kecenderungan sebaliknya terjadi pada perusahaan patungan yang malah mengalami penurunan. Berdasarkan data yang lebih terinci, total laba (rugi) perusahaan modal ventura menunjukkan gejala fluktuatif walaupun secara total terus mengalami kecenderungan penurunan.

 

Tabel 1. 3

Perkembangan Kegiatan Investasi Modal Ventura

Rincian

2000

2001

2002

2003

2004

Penyertaan Modal*

 

 

 

 

 

Swasta Nasional

754

780

806

884

1.010

Patungan

302

303

303

247

247

Daerah

628

891

1.117

1.202

1.276

Total Penyertaan

1.684

1.974

2.226

2.333

2.533

Jumlah PPU

 

 

 

 

 

Swasta Nasional

521

544

575

620

714

Patungan

70

71

72

58

58

Daerah

4.357

6.204

8.704

9.452

9.966

Total Jumlah PPU

4.948

6.819

9.351

10.130

10.738

Laba (Rugi)*

 

 

 

 

 

Swasta Nasional

9

(39)

26

28

20

Patungan

16

(3)

(7)

6

3

Daerah

22

43

26

5

7

Total Laba (Rugi)

47

1

45

39

30

Keterangan:

*) dalam milyar rupiah

 

D.      PENYEMPURNAAN PERATURAN PERUNDANGAN DI BIDANG MODAL VENTURA

Direktorat Perbankan dan Usaha Jasa Pembiayaan melalui Subdirekorat Modal Ventura sedang melakukan upaya penyempurnaan peraturan perundangan di bidang modal ventura. Penyempurnaan dimaksud untuk mengubah ketentuan dalam KMK 1251/KMK.013/1988 tanggal 20 Desember 1988 tentang Ketentuan dan Tata Cara Pelaksanaan Lembaga Keuangan, KMK No. 469/KMK.017/1995 tanggal 3 Oktober 1995 tentang Pendirian dan Pembinaan Perusahaan Modal Ventura, dan KMK No. 58/KMK.017/1999 tanggal 15 Februari 1999 tentang Pengawasan Kegiatan Perusahaan Modal Ventura Daerah sehingga lebih komprehensif.

Pokok-pokok perubahan dan tambahan pengaturan dalam upaya penyempurnaan tersebut meliputi pengaturan kegiatan usaha modal ventura, larangan dan batasan yang perlu diindahkan oleh perusahaan modal ventura, penyempurnaan ketentuan mengenai pendirian perusahaan modal ventura, ketentuan mengenai pelaporan perusahaan modal ventura.

 

E.      PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DI BIDANG MODAL VENTURA

Peraturan perundang-undangan di bidang modal ventura sampai saat ini:

Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 61 tahun 1988 tanggal 20 Desember 1988 tentang Lembaga Pembiayaan;

Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor: 1251/KMK.013/1988 tanggal 20 Desember 1988 tentang Ketentuan dan Tata Cara Pelaksanaan Lembaga Keuangan;

Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor: 250/KMK.04/1995 tanggal 2 Juni 1995 tentang Perusahaan Kecil dan Menengah Pasangan Usaha dari Perusahaan Modal Ventura dan Perlakuan Perpajakan atas Penyertaan Modal Perusahaan Modal Ventura;

Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor: 469/KMK.017/1995 tanggal 3 Oktober 1995 tentang Pendirian dan Pembinaan Perusahaan Modal Ventura;

Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor: 58/KMK.017/1999 tanggal 15 Februari 1999 tentang Pengawasan Kegiatan Perusahaan Modal Ventura Daerah.

 

 
 
 
 


(c) 2006. BAPEPAMLK. DISCLAIMER. KONTAK HUMAS