Taxonomy merupakan kumpulan definisi-definisi
terstandar
dari seluruh elemen (termasuk akun laporan
keuangan) yang tercakup pada suatu laporan. Taxonomy
juga menjelaskan hubungan antar-elemen elemen
tersebut.
Contohnya :
elemen "Asset". Taxonomy akan menjelaskan apa
yang dimaksud dengan elemen "asset" tersebut
(definisi), dimana posisi elemen tersebut di
neraca (debit), elemen-elemen apakah yang
termasuk dalam pengertiannya (cash, inventory,
dll), disebut apakah aset dalam bahasa tertentu
(label), dan
lain sebagainya. Deskripsi inilah yang akan
ditambahkan secara elektronik (tagging) pada semua elemen yang
dibutuhkan pada pelaporan.
Taxonomy dapat
dikembangkan oleh siapa pun, baik itu regulator,
akademik, perusahaan, asosiasi, dan lain-lain.
Dan taxonomy juga dapat dikembangkan (extent)
oleh siapa pun.
Pada proyek
ini, taxonomy yang disusun khusus diperuntukan
bagi penyampaian laporan keuangan oleh Emiten
kepada Bapepam-LK. Adapun sektor yang dipilih
sebagai model taxonomy adalah sektor manufaktur,
yang disusun berdasarkan Surat Edaran Bapepam
No:02/2002 :
Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan
Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik untuk
Industri Manufaktur.
Taxonomy akan sulit dilihat atau dijelaskan
tanpa bantuan aplikasi tertentu karena taxonomy
pada dasarnya hanya merupakan kumpulan deskripsi
elemen secara elektronik.
Untuk melihat taxonomy secara lebih
mudah, user dapat menggunakan ABRA
(Adaptive Business Reporting Format) viewer yang
dipersiapkan oleh IASCF XBRL Team untuk
kepentingan proyek ini.